Serangan Rusia Guncang Kyiv, PBB Desak Perlindungan Warga Sipil

Redaksi
Serangan Rusia Guncang Kyiv, PBB Desak Perlindungan Warga Sipil
Dok. Situasi Ibukota Ukraina, Kyiv Pasca Serangan Rusia/Foto: PBB)

Ia menyebut serangan berlangsung selama sekitar tujuh jam dan puing-puing ledakan memicu kebakaran di berbagai titik kota.

“Warga sipil hidup dengan risiko yang sangat besar akibat kekerasan yang tak henti-hentinya ini. Pola meluasnya jatuhnya korban sipil ini harus dihentikan.” tegas Schmale

Baca Juga :  Menlu Sugiono Lawatan ke Korea Utara, Pertama dalam 12 Tahun Terakhir

Di sisi lain, kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Kyiv juga termasuk bangunan yang terdampak dalam serangan tersebut.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan bahwa puing-puing dari salah satu serangan merusak jendela di lantai tiga gedung yang ditempati beberapa badan PBB. Meski demikian, tidak ada staf yang dilaporkan terluka.

Baca Juga :  MUI Dukung Fatwa Jihad IUMS Lawan Israel, Serukan Konsolidasi Dunia Islam

Tedros kembali menyerukan penghentian serangan terhadap fasilitas kesehatan dan warga sipil serta mendesak dilakukannya gencatan senjata.

“Perdamaian, adalah obat yang terbaik.” katanya. (DR)