“Kita juga datangkan drone semprot dengan kapasitas 16 liter, 30 liter, dan 100 liter, sehingga bisa bolak-balik ngisi, diterbangkan ke tempat-tempat yang memang susah dijangkau dengan jalan kaki,” ucap Pangdam, dikutip Rabu (26/8).
Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan pengerahan kekuatan TNI merupakan bentuk respons cepat sekaligus komitmen dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla.
“TNI akan terus mengoptimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki dan bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif,” tegas Kapuspen TNI.
Pengerahan Tim Alfa menjadi bagian dari operasi terpadu untuk memastikan seluruh bara dan titik panas dapat ditemukan, dikendalikan, hingga benar-benar padam sebelum kembali meluas.
Selain mencegah kebakaran kembali terjadi, langkah tersebut juga ditujukan untuk melindungi habitat gajah Sumatera yang berada di kawasan TNWK serta menjaga puluhan desa di sekitar Way Kambas dari ancaman karhutla. (DR)




