FaktaID.net — Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat upaya penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima penanganan, Rabu (19/8), sebanyak 4.477 personel telah dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana.
Selain mengandalkan kekuatan personel, TNI turut mengerahkan 27 unit alat utama sistem senjata (alutsista) untuk mendukung berbagai kebutuhan di lapangan. Armada tersebut terdiri atas 21 pesawat, lima Kapal Republik Indonesia (KRI), serta satu Kapal ADRI.
Pengerahan alutsista tersebut difokuskan untuk menunjang mobilitas personel, mempercepat distribusi bantuan, sekaligus membantu proses penanganan dan evakuasi masyarakat yang terdampak gempa.
Pada hari kelima, TNI kembali menyalurkan bantuan sebanyak 63,073 ton kepada masyarakat di wilayah terdampak. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI hingga saat ini mencapai 251,317 ton.
Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat. Pengerahan personel, armada, dan logistik dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan kondisi di wilayah terdampak serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
TNI juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Koordinasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas penanganan bencana, sekaligus mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang masih membutuhkan dukungan di lokasi terdampak.
TNI memastikan dukungan terhadap penanganan bencana di NTT akan terus diperkuat sesuai perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. (DR)




