FaktaID.net – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam mencopot dan memproses hukum eks Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, terkait kasus narkoba dan asusila.
“Saya apresiasi dengan tindakan super tegas ini, apalagi ini langsung oleh Kapolri,” ujar Sahroni pada Kamis (13/3).
Namun, ia juga menekankan pentingnya kebijakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurutnya, proses kenaikan pangkat di kepolisian harus diperketat, termasuk dengan pemeriksaan narkoba dan tes kejiwaan sebelum seseorang menduduki jabatan strategis seperti kapolres.
“Yang terpenting dari kejadian ini adalah bagaimana Kapolri punya kebijakan yang preventif agar masalah serupa tidak terjadi lagi,” kata Sahroni.
“Proses kenaikan pangkat atau kenaikan jabatan harus dengan prosedur yang ketat, misalnya dengan tes narkoba dan kejiwaan untuk naik jadi kapolres,” imbuhnya.
Diketahui, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkoba dan asusila. Saat ini, ia ditahan di Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (DR)




