FaktaID.net – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali mengambil langkah tegas dalam upaya membersihkan lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) dari praktik kotor. Ia mengungkap adanya dugaan permainan proyek senilai Rp 27 miliar yang menyeret salah satu pejabat internal Kementan.
Menurut Amran, pejabat tersebut telah meminta imbalan dari rekanan dengan janji memenangkan proyek pengadaan.
“Di Kementerian Pertanian baru saja yang bermain-main meminta fee, katanya bisa menangkan proyek, meminta Rp 27 miliar dan sudah terrealisasi Rp 10 miliar. Kami sudah pecat, dan direktur tersebut kini jadi tersangka,” ungkap Amran, Senin (9/6).
Tak hanya soal fee, Amran juga mengungkap bahwa oknum tersebut memalsukan tanda tangan sebagai bagian dari skema kecurangan yang dilakukan.
Langkah bersih-bersih ini bukan hal baru bagi Amran. Sejak menjabat di Kabinet Jokowi periode pertama, ia dikenal sebagai figur yang konsisten menindak tegas praktik penyelewengan di internal kementeriannya. Hingga kini, tercatat sebanyak 844 pegawai telah dicopot karena terlibat korupsi.
“Jangan percaya ada yang mengaku bisa bantu menang proyek di Kementan. Kalau ada yang minta uang, laporkan langsung ke saya. Pasti ditindak dan dipecat,” tegasnya.




