Menurut Anindya, tujuan utama musyawarah dan konsolidasi adalah menghindari konflik internal.
“Kami tidak ingin berpolemik atau membuat orang merasa tidak nyaman. Sehabis bulan puasa nanti, Pak Gubernur akan bertindak dengan caranya sendiri. Kadin tentu senang jika Jawa Barat bisa kompak dan menjadi mitra strategis pemerintah,” tegasnya.
Anindya menilai bahwa Jawa Barat memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional.
“Karena ekonomi sekarang engga lagi gampang gampang saja, banyak tantangan dan bisa buat perdagangan dan perindustrian lebih maju, Jawa Barat ini kan kalau tidak salah memiliki 10 jutaan penduduk dan menjadi barometer perekonomian nasional, jadi saya sangat berharap semua bisa lancar,” tandasnya. (*)




