FaktaID.net — Penanganan dampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus dilakukan hingga hari ke-12, Rabu (26/8). TNI masih mengerahkan ribuan personel untuk membantu proses penanganan bencana sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak.
Sebanyak 8.122 personel TNI saat ini masih bertugas di berbagai wilayah yang terdampak gempa. Mereka terlibat dalam sejumlah kegiatan penanganan bencana, termasuk membantu kebutuhan masyarakat dan mendukung proses pemulihan di lapangan.
Selain pengerahan personel, TNI juga mempertahankan dukungan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Total terdapat 27 unit alutsista yang digunakan, terdiri atas 21 pesawat, lima kapal perang Republik Indonesia (KRI), dan satu Kapal ADRI.
Armada tersebut dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas personel, distribusi bantuan, serta mendukung berbagai kebutuhan operasional selama proses penanganan bencana berlangsung.
Pada hari ke-12, TNI kembali menyalurkan bantuan sebanyak 11,740 ton melalui jalur udara dengan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara (AU). Dengan tambahan tersebut, akumulasi bantuan yang telah dikirimkan TNI hingga kini mencapai 925,638 ton.
Dalam proses penanganan bencana, TNI juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta sejumlah instansi terkait.
Kolaborasi lintas lembaga tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan dan pelayanan kepada masyarakat terdampak dapat berjalan secara cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi.
Upaya penanganan dan pemulihan pascabencana pun terus dilanjutkan dengan mengedepankan sinergi antarinstansi demi memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak gempa NTT. (DR)




