“Beliau (Keluarga Almarhum), mengharapkan agar prosesnya diusut tuntas,” ungkap Kapolri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri turut menyampaikan belasungkawa mendalam serta memastikan bahwa keluarga korban tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri.
“Walaupun almarhum sudah tidak ada, beliau tetap keluarga besar kami. Kami akan selalu bersama seluruh keluarga korban,” tegasnya.
Kasus penembakan ini bermula saat tim kepolisian melakukan penggerebekan terhadap arena judi sabung ayam di Way Kanan.
Dalam kejadian tersebut, tiga anggota Polres Way Kanan, termasuk Briptu Anumerta M Ghalib, kehilangan nyawa akibat tindakan penembakan oleh oknum TNI AD. (DR)




