Berita  

Kasus Dugaan Suap Pilkada Kota Bogor Dinilai Mandek, LBH Ansor Desak KPK Awasi, dan Surati Kompolnas

Redaksi
Kasus Suap Pilkada Kota Bogor Dinilai Mandek, LBH Ansor Desak KPK Awasi, dan Surati Kompolnas
Dok. Ketua LBH Ansor Kota Bogor (Tengah), Aditya saat konferensi pers bersama Kantor Hukum Sembilan Bintang/DR)

Lebih lanjut, ia menyarankan dua langkah konkret bila hambatan dalam penyelidikan tetap terjadi.

“Kami dari LBH Ansor Kota Bogor akan mendorong dua hal: yang pertama lakukan supervisi tadi ke Kortas Tipikor Bareskrim Mabes Polri, atau yang kedua limpahkan ini ke KPK. Tarik KPK sebagai supervisi dalam kasus ini,” tegas Aditya.

Aditya juga membuka kemungkinan untuk menyurati Kompolnas bila penanganan kasus terus berlarut tanpa kejelasan.

Baca Juga :  KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Dana CSR BI, Dua Anggota DPR Terindikasi Terlibat

“Kalaupun memang itu dirasa ada gengsi dari Polresta Bogor Kota, kami yang akan surati. Kami yang akan berkoordinasi ke sana, tentunya selain dengan KPK ataupun Kortas tadi, ini juga ada Kompolnas,” tambahnya.

Menurutnya, transparansi dan kejelasan progres penyelidikan penting untuk menjaga marwah demokrasi di Kota Bogor. Hingga kini, LBH Ansor belum mendapatkan informasi pasti mengenai perkembangan kasus tersebut.

“Sampai dengan saat ini, sampai detik ini, sampai mana proses penyelidikan ini? Hambatannya di mana? Seperti apa? Siapa yang sudah diperiksa? Apa yang sudah dilakukan? Kita sampai sekarang tidak tahu,” tutup Aditya. (DR)