FaktaID.net – Kejaksaan Agung kembali melakukan pendalaman penyidikan atas perkara dugaan tindak pidana manipulasi atau pengurangan kewajiban pembayaran pajak perusahaan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.
Melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS), dua orang saksi diperiksa pada Selasa, 25 November 2025.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat konstruksi hukum perkara tersebut.
“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ujar Kapuspenkum Kejagung dalam keterangan tertulisnya.
Saksi yang diperiksa masing-masing berinisial SU, mantan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak sekaligus eks Direktur Jenderal Pajak, serta BNDP yang menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Dua Semarang.
Pemeriksaan keduanya terkait dugaan praktik manipulasi atau pengurangan kewajiban pembayaran pajak oleh oknum pegawai DJP untuk periode tahun 2016 hingga 2020. (DR)






