FaktaID.net — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way sepenggal tahap pertama pada Selasa (17/3). Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan arus mudik di ruas Tol Trans Jawa yang mengarah ke timur.
Penerapan kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat meninjau kondisi arus di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Pada tahap awal, sistem satu arah diberlakukan mulai dari Kilometer 70 hingga Kilometer 263 yang mencakup wilayah Jawa Tengah.
“Kami laporkan bahwa situasi arus lalu lintas saat ini dari tol kilometer 29, 57, dan 70 cukup padat. Kami akan melakukan sosialisasi berkaitan dengan penerapan one way sepenggal tahap pertama antara Kilometer 70 sampai Kilometer 263 di wilayah Jawa Tengah,” kata Kakorlantas.
Menurutnya, rekayasa lalu lintas ini merupakan langkah antisipasi menghadapi potensi puncak arus mudik. Skema tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
“Semoga dengan penerapan one way sepenggal tahap pertama di wilayah one way nasional ini dapat semakin memperlancar arus lalu lintas menuju Trans Jawa,” ungkapnya.
Selain penerapan rekayasa lalu lintas, kebijakan pemerintah seperti Work From Anywhere (WFA) serta Surat Keputusan Bersama (SKB) dinilai turut membantu mengatur pergerakan masyarakat selama masa mudik.






