Untuk menjamin transparansi penggalangan dana, Amran bahkan menguji langsung aliran dana yang masuk. “Jangan lihat besar kecilnya, yang penting ikhlas. Coba aku tes secara live, masuk tidak ke rekening itu. Coba Dirjen, masuk tidak sumbangannya,” tantangnya kepada jajaran.
Amran memastikan bahwa seluruh dana akan segera disalurkan melalui Tim Tanggap Darurat Kementan yang bekerja sama dengan pemerintah daerah, Bapanas, dan lembaga kemanusiaan lainnya.
“Segera salurkan, jangan sampai salah sasaran. Kelak ini dipertanggungjawabkan,” pesannya kepada panitia.
Ajakan donasi ini bukan yang pertama bagi Amran. Saat gempa Palu, ia bahkan berhasil menghimpun hampir Rp50 miliar hanya dalam 30 menit.
Menurut Amran, tingginya partisipasi publik kali ini menunjukkan kuatnya kepercayaan terhadap Kementan. Kepercayaan itu, kata dia, lahir dari komitmen tegas kementerian dalam memberantas pungutan liar di seluruh lini pelayanan. (DR)




