Wakasad : Prajurit Harus Jadi Garda Terdepan dan Solusi Rakyat

Redaksi
Wakasad : Prajurit Harus Jadi Garda Terdepan dan Solusi Rakyat
Dok. Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R.

FaktaID.net – Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R. secara resmi memberangkatkan personel TNI AD dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu (25/6). Dalam kegiatan ini, Wakasad mewakili Menteri Pertahanan RI untuk melepas para prajurit yang akan ditempatkan di satuan-satuan jajaran TNI AD di berbagai wilayah Indonesia.

Keberangkatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) yang bertujuan memperkuat pengembangan satuan dan pemantapan sistem pertahanan nasional yang sejalan dengan Astacita Presiden RI.

Para prajurit TNI AD tersebut akan menjalankan berbagai tugas, baik dalam Operasi Militer Untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan di daerah.

Baca Juga :  Satgas Garuda Merah Putih II Sukses Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza di HUT ke-80 RI

Melalui OMSP, TNI turut membantu pemerintah daerah dalam berbagai aspek, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penyelesaian permasalahan sosial lainnya di wilayah penugasan.

Dalam sambutannya, Wakasad menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.

“Kehadiran prajurit harus membawa rasa aman dan menjadi solusi bagi masyarakat dalam berbagai tantangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Gugur Demi Perdamaian, Tiga Prajurit TNI Dianugerahi Medali Kehormatan PBB

Ia juga mengingatkan para prajurit untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kejuangan dan etika selama bertugas.

“Aplikasikan materi pendidikan dengan baik dan benar, jaga kesehatan, serta loyal kepada atasan,” tambahnya.

Momen ini sekaligus menjadi simbol bahwa TNI AD tetap konsisten dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menjadi ujung tombak dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. (DR)