FaktaID.net – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan serangan udara Israel yang intensif di Lebanon memaksa warga kembali mengungsi, sementara akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza masih dibatasi.
Banyak keluarga dilaporkan menghabiskan malam di dalam kendaraan di Beirut setelah serangan terbaru. Hampir satu juta warga masih mengungsi akibat eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah sejak 2 Maret.
Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq mengatakan militer Israel untuk pertama kalinya mengeluarkan perintah evakuasi bagi kota Nabatieh di utara Sungai Litani. Perintah serupa juga diberlakukan di Mashgara, wilayah Bekaa.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sembilan serangan terhadap fasilitas kesehatan pada 21-24 Mei yang menewaskan delapan tenaga kesehatan dan melukai 45 lainnya. Rumah Sakit Hiram di Lebanon Selatan juga terdampak serangan udara.
PBB menegaskan serangan terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan tidak dapat diterima serta meminta semua pihak melindungi layanan kesehatan.




