FaktaID.net – Bareskrim Polri menggeledah ruko empat lantai White Classic, Jakarta Utara yang diduga menjadi markas sekaligus tempat pengolahan emas sindikat penyelundupan emas ilegal ke Dubai, Uni Emirat Arab.
Penggeledahan oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tersebut merupakan pengembangan kasus sebelumnya di Apartemen Fontana dan Gloria.
Di White Classic, penyidik menemukan modus baru dengan menghancurkan emas batangan menjadi serbuk menggunakan alat pemanas dan mesin blender, kemudian menyembunyikannya di pakaian dalam.
“Emas balok itu kemudian dihancurkan dengan alat menjadi bubuk, kemudian dimasukkan ke dalam celana dalam pria dan BH wanita,” ujar Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Irhamni dalam keterangannya dikutip Selasa (18/8).
Pakaian dalam tersebut diberi pewarna khusus, sementara bubuk emas dicampur zat kimia hingga menyerupai gel. Modus itu diduga digunakan untuk menghindari deteksi sinar-X di Bandara Soekarno-Hatta. Polisi juga menemukan mesin jahit untuk membuat ruang penyimpanan rahasia.
Setiap lantai ruko memiliki fungsi berbeda. Lantai pertama digunakan untuk penerimaan emas, lantai kedua sebagai area logistik dan brankas, lantai ketiga sebagai mess pekerja, sedangkan lantai keempat menjadi tempat pengolahan dan pemurnian emas. Polisi juga menemukan satu batang emas utuh seberat 1 kilogram di dalam brankas.




