Ia berharap seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar dan para jemaah dapat menjalankan ibadah dalam kondisi sehat.
“Harapan kita tentu keberangkatan berjalan lancar, jemaah sehat, dan dapat beribadah dengan khusyuk. Semoga seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Menhaj mengungkapkan bahwa koordinasi lintas instansi telah dilakukan secara intensif, melibatkan Kementerian Haji dan Umrah, Imigrasi, Kepolisian, hingga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), guna memastikan kelancaran proses keberangkatan sekaligus mengantisipasi berbagai kendala di lapangan.
Sementara itu, tim PPIH di Madinah juga telah disiagakan untuk menyambut kedatangan jemaah gelombang pertama dan memastikan kesiapan operasional di Arab Saudi.
Pemantauan terhadap proses keberangkatan akan terus dilakukan hingga seluruh jemaah tiba di bandara dan diterbangkan ke Tanah Suci.
Menutup pernyataannya, Menhaj mengingatkan seluruh jemaah agar tetap disiplin dan mengikuti arahan petugas selama proses perjalanan hingga pelaksanaan ibadah.
“Saya mengimbau kepada seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan pimpinan regu, rombongan, dan kloter, serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila menghadapi kendala,” pungkasnya. (DR)




