FaktaID.net – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan praktik mafia proyek yang mencatut nama Kementerian Pertanian. Kasus tersebut diduga melibatkan oknum swasta yang menjanjikan proyek pertanian kepada pihak lain dengan imbalan uang ratusan juta rupiah.
“Kami minta kepada kepolisian mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya kalau ada yang terlibat di Pertanian aku pastikan aku pecat.” tegas Mentan Amran dalam konferensi pers, pada Selasa (19/5).
Amran mengungkapkan, terdapat pihak yang meminta uang sebesar Rp300 juta kepada swasta dengan janji bisa memenangkan proyek di lingkungan Kementerian Pertanian. Namun, proyek yang dijanjikan ternyata tidak pernah terealisasi.
Menurutnya, pelaku merupakan pihak swasta yang mengaku memiliki jaringan dan beking kuat di lingkungan pertanian untuk meyakinkan korban.
“Dia swasta, menganggap bahwa dia punya beking di pertanian, punya jaringan di pertanian bisa memenangkan proyek.” ungkap Mentan Amran.
Dalam kasus itu, penerima uang disebut berinisial H, sedangkan pemberi uang berinisial R. Amran menegaskan, apabila nantinya ditemukan keterlibatan pegawai internal Kementerian Pertanian, maka akan langsung diberhentikan.
“Nah ini sementara didalami (aparat penegak hukum) dan aku minta yang memberi dan yang diberi kalau bisa dihukum dua-duanya, dipidana dua-duanya.” tambahnya.
Ia juga menyebut praktik serupa pernah terjadi sebelumnya dengan nilai mencapai Rp27 miliar menggunakan modus menjanjikan proyek kementerian. (DR)




