Daerah

Polisi Selidiki dan Tindak Sumur Minyak Ilegal Pascakebakaran di Musi Banyuasin

Redaksi
×

Polisi Selidiki dan Tindak Sumur Minyak Ilegal Pascakebakaran di Musi Banyuasin

Sebarkan artikel ini
Polisi Selidiki dan Tindak Sumur Minyak Ilegal Pascakebakaran di Musi Banyuasin
Dok Lokasi Kebakaran Sukur Minyak Ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin.

FaktaID.net – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menegaskan penindakan hukum terhadap aktivitas sumur minyak ilegal menyusul kebakaran yang terjadi di lahan HGU perusahaan di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin.

Sebagai langkah awal, tim gabungan dari Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Satreskrim Polres Musi Banyuasin, dan Polsek Keluang langsung turun ke lokasi pada Rabu (1/4) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan area, serta pengumpulan alat bukti.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi pada Selasa malam (31/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Api diduga berasal dari salah satu sumur minyak ilegal di area tebing yang kemudian menyambar tempat penampungan minyak mentah di sekitarnya.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Larang Sahur on The Road, Imbau Masyarakat Fokus Beribadah

Kobaran api dengan cepat merembet mengikuti aliran minyak hingga ke bagian bawah tebing. Akibatnya, sejumlah fasilitas dan aset di sekitar lokasi ikut terbakar, termasuk kendaraan operasional serta warung milik warga.

Hasil penyisiran di lapangan menunjukkan sedikitnya 11 titik sumur minyak ilegal dalam kondisi hangus terbakar. Selain itu, delapan unit mobil pickup, satu unit truk, serta beberapa sepeda motor juga dilaporkan ikut terbakar.

Kebakaran tersebut turut menyebabkan kerusakan lahan HGU seluas kurang lebih 4,2 hektare.

Baca Juga :  Kejari Binjai Tahan Tersangka Perantara Kasus Proyek Fiktif Dinas Ketahanan Pangan

Dalam penyelidikan awal, aparat kepolisian telah mengantongi sejumlah identitas yang diduga sebagai pemilik sumur ilegal, masing-masing berinisial M, R, K, dan I. Sementara beberapa titik lainnya masih dalam pendalaman oleh penyidik.

Untuk kepentingan penyelidikan dan keselamatan, petugas telah memasang garis polisi di seluruh area terdampak guna mencegah masyarakat mendekati lokasi yang masih berpotensi membahayakan.