“Indonesia merupakan faktor stabilitas penting di dalam kawasan ASEAN dan kami melihat bahwa Indonesia tidak hanya yakin akan peran itu, tetapi juga terus mengembangkan peran pentingnya,” katanya.
Pada sektor ekonomi, Steinmeier berharap perjanjian Indonesia–Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang telah ditandatangani dapat segera diratifikasi oleh Jerman. Menurutnya, kesepakatan tersebut berpotensi mendorong investasi baru, memperkuat kerja sama inovasi, serta membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha kedua negara.
“Perjanjian ini mengandung potensi yang sangat besar. Dan dengan itu dimungkinkan investasi baru dan juga memberi peluang bagi perusahaan kecil dan menengah dari Jerman untuk mereka dibuka jalan untuk mengadakan investasi di Indonesia,” lanjut Presiden Steinmeier.
Ia meyakini kerja sama yang semakin erat antara Indonesia dan Jerman akan memberikan keuntungan bagi kedua negara, baik dari sisi ekonomi maupun penguatan hubungan bilateral jangka panjang.
“Bapak Presiden, Yang Mulia, saya rasa itu menguntungkan bagi kedua belah pihak, bagi kedua negara kita,” tambahnya. (DR)




