FaktaID.net – Kasus keracunan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor menuai perhatian dari pengamat kebijakan publik Insan Cita Institute, Sandi Muhammad Ilham.
Sandi menilai kejadian tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut oleh seluruh pihak terkait. Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari bahan makanan, proses pengolahan, hingga media penyajian makanan oleh pihak penyelenggara.
“Kita harus melihat ini secara keseluruhan, dari media penyajiannya, bahan baku hingga makanan pendukung saat akan disajikan oleh SPPG,” ujar Sandi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/5).
Lebih lanjut, Sandi menjelaskan bahwa pengolahan makanan di dapur MBG sebenarnya telah mengikuti standar yang ditetapkan oleh otoritas terkait.
“Itu sudah ada standarnya dari Badan Gizi Nasional (BGN), jika sesuai standar, Insha Allah aman untuk konsumsi. Dan itu rutin di kontrol oleh BGN,” jelasnya.
Namun, ia menyampaikan kekhawatiran bahwa kemungkinan sumber keracunan berasal dari makanan pendukung yang diberikan bersamaan dengan makanan utama di sekolah.




