Menag Nasaruddin Umar Kunjungi Korban Ambruknya Majelis Taklim di Bogor

Redaksi
Menag Nasaruddin Umar Kunjungi Korban Ambruknya Majelis Taklim di Bogor
Dok. Menteri Agama, Nasaruddin Umar saat mengunjungi korban di RSUD Kota Bogor peristiwa ambruknya Majelis Taklim di Ciomas, Bogor/Foto: DR)

FaktaID.net – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan ke sejumlah rumah sakit yang merawat korban ambruknya bangunan Majelis Taklim Asolihin di Ciomas, Kabupaten Bogor. Salah satu rumah sakit yang dikunjungi adalah RSUD Kota Bogor pada Ahad (7/9).

Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan rasa duka mendalam dan keprihatinan atas musibah yang menimpa jamaah majelis taklim tersebut.

“Ini adalah musibah. Kami akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Baznas dan Kementerian Agama agar bisa membantu merenovasi bangunan yang rusak. Kami juga turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini,” ujar Nasaruddin kepada awak media usai menjenguk para korban di RSUD Kota Bogor, Ahad (7/9).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-80 RI di Istana Merdeka

Ia menambahkan, Kementerian Agama bersama Baznas akan turun tangan untuk membantu proses renovasi bangunan majelis taklim yang ambruk.

Selain itu, Nasaruddin juga mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari peristiwa tragis tersebut. Ia mendoakan para korban meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara yang luka-luka segera diberi kesembuhan.

“Kita doakan bersama, semoga yang meninggal dunia mendapatkan derajat syahid, karena wafat ketika sedang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Sedangkan yang luka-luka, semoga lekas diberikan kesembuhan. Ini takdir dan kehendak Allah SWT,” ucapnya.

Baca Juga :  Prediksi El Nino di Semester II 2026, BMKG Ingatkan Dampak Kemarau

Dalam kunjungannya, Menag juga menyempatkan diri bertemu dengan keluarga korban, termasuk anak-anak yang turut menjadi korban dalam musibah itu. Ia menekankan pentingnya solidaritas dan doa bersama.

“Yang terpenting, hari ini kami bisa mengunjungi para korban, baik orang tua maupun anak-anak. Mari kita doakan bersama untuk semuanya. Peristiwa ini terjadi ketika umat sedang merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sebuah momen mulia yang diliputi kerinduan kepada Baginda Nabi,” kata Menag.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya bangunan majelis taklim. Pemerintah memastikan para korban mendapat penanganan terbaik, sekaligus menjamin keamanan fasilitas keagamaan di masyarakat ke depan. (DR)