Nasional

Seskab Teddy: Peserta Magang Nasional Akan Terima Upah Sesuai UMP Daerah

Redaksi
×

Seskab Teddy: Peserta Magang Nasional Akan Terima Upah Sesuai UMP Daerah

Sebarkan artikel ini
Seskab Teddy: Peserta Magang Nasional Akan Terima Upah Sesuai UMP Daerah
Dok. Pertemuan Seskab, Teddy Indra Wijaya bersama Menteri dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan/Foto: Seskab)

FaktaID.net – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan kesiapan pelaksanaan Program Magang Nasional yang ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi atau fresh graduate maksimal satu tahun, baik sarjana maupun diploma, untuk bekerja di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta.

“Sudah dilaksanakan gerak cepat oleh Menaker. Programnya tadi kita cek betul bagaimana dapat bermanfaat langsung,” ujar Seskab Teddy usai menghadiri rapat bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor beserta jajaran Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat (10/10).

Pendaftaran program ini dibuka hingga 15 Oktober 2025, sementara pelaksanaan magang akan dimulai pada 20 Oktober 2025 dan berlangsung selama enam bulan. Pada tahap awal, program ini akan diikuti oleh 20 ribu peserta, dan jumlahnya akan terus ditingkatkan hingga mencapai ratusan ribu peserta di tahap berikutnya.

Baca Juga :  Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan 16 Mahasiswa FH UI, Polisi Kumpulkan Bukti Awal

Selain mendapatkan kesempatan bekerja dan menimba pengalaman di berbagai sektor industri, para peserta juga akan menerima upah dari pemerintah sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) di wilayah tempat mereka magang.

“Misalnya di Jakarta, berarti upah minimum di sini Rp5,4 juta, tiap bulannya para sarjana yang bekerja, yang magang ya dapat segitu dan tentunya nanti di daerah lain sesuai dengan upah minimum dari kota dan di daerah tersebut,” jelas Teddy.

Seskab Teddy mengapresiasi seluruh pihak yang telah berupaya memastikan kesiapan program ini, sekaligus menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan monitoring dan evaluasi untuk menjamin pelaksanaannya berjalan optimal.

Baca Juga :  TNI AL Gagalkan Pengiriman 15 Ton Mineral Ilegal di Pangkal Balam

“Tinggal kita kawal, kita cek betul nanti bagaimana pelaksanaannya. Sejauh ini sangat baik dan tentunya ini berkat teman-teman pegawai Kemnaker semua. Jadi kita ucapkan terima kasih semua, teruskan. Mari kita saling kerja sama semuanya,” tandasnya. (DR)