Menanggapi kejadian ini, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan akan melakukan evaluasi internal.
“Saya tidak punya ajudan, mungkin pengawal. Mohon maaf apabila ada tindakan yang kurang menyenangkan. Saya akan evaluasi ke dalam,” kata Jenderal Agus.
Senada dengan Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto juga menyampaikan permintaan maaf dan memastikan kejadian serupa tidak akan terulang.
“Kami mohon maaf atas kejadian yang dialami rekan-rekan jurnalis saat wawancara dengan Panglima TNI. Setelah kami cek, individu yang dimaksud bukanlah ajudan Panglima TNI. Kami akan mengevaluasi agar kejadian ini tidak terulang,” ujar Mayjen Hariyanto. (DR)






