Meski demikian, Jhonny menegaskan Polri tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi kepada publik agar tidak mengganggu proses yang sedang berjalan maupun memunculkan kesimpangsiuran informasi.
Menurutnya, hubungan antara Polri dan masyarakat merupakan kemitraan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat akuntabilitas penegakan hukum.
Karena itu, setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius, profesional, dan proporsional sesuai aturan yang berlaku.
“Polri akan memberikan penjelasan kepada masyarakat pada waktu yang tepat sesuai perkembangan proses yang berlangsung dan ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari Polri serta tidak berspekulasi terhadap informasi yang belum terverifikasi,” ujarnya.
Polri juga memastikan setiap perkembangan penanganan perkara akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat apabila telah memenuhi ketentuan untuk dipublikasikan.
Selain itu, perkembangan proses penanganan akan terus diperbarui dan disampaikan langsung oleh satuan yang menangani perkara sesuai tahapan yang berlaku.
“Kami berkomitmen menyampaikan setiap perkembangan yang dapat diinformasikan kepada publik secara resmi. Transparansi merupakan bagian dari upaya Polri menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya. (DR)




