FaktaID.net – Insiden kecelakaan serius yang melibatkan dua rangkaian kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur (BKST) pada Senin (27/4) malam.
Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan rute Gambir–Surabaya Pasarturi dilaporkan bertabrakan dengan rangkaian KRL Commuter Line sekitar pukul 20.55 WIB. Tabrakan keras tersebut menyebabkan kerusakan berat pada kedua kereta yang terlibat.
Dari informasi sementara, sedikitnya empat orang dinyatakan meninggal dunia. Korban terdiri dari dua kru kereta api serta dua penumpang.
Selain korban jiwa, sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka-luka. Tim evakuasi juga menemukan beberapa korban masih terjebak di dalam gerbong, termasuk satu petugas On Station Cleaning (CSOT) dan tiga penumpang lainnya.
Momen mencekam pascakecelakaan turut terekam dalam video yang diunggah oleh salah satu penumpang KRL yang selamat.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terdengar kepanikan di dalam gerbong saat insiden terjadi.
“Kereta yang saya tumpangi ditabrak dari belakang. Gerbong wanita semuanya kena semua. Kejadiannya di Stasiun Bekasi Timur pada hari ini, 27 April pukul 21.00. Kereta yang saya tumpangi ditabrak kereta cepat,” ujar salah seorang penumpang dalam rekaman video tersebut.
Hingga kini, proses evakuasi korban masih terus berlangsung. Tim gabungan dari PT Kereta Api Indonesia, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, serta aparat keamanan setempat masih berupaya mengevakuasi korban yang terjepit.
Dampak dari kecelakaan ini, jalur kereta api di lintas Bekasi untuk sementara belum dapat dilalui oleh perjalanan kereta api. (DR)
