Sementara itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi, Evi Agus Subiyanto, menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendukung tugas-tugas prajurit TNI, khususnya dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan.
“Di balik itu semua, ada sosok ibu, istri, dan perempuan Dharma Pertiwi yang memilih untuk tetap kuat, bahkan saat keadaan tidak mudah. Kitalah yang menjaga ketenangan di rumah, kitalah penguat dalam diam, kitalah yang mungkin tidak selalu terlihat di garis depan, namun memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan keluarga dan pada akhirnya ketahanan bangsa,” ungkap Ketua Umum Dharma Pertiwi.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh anggota untuk terus menjadi perempuan yang tidak hanya tangguh, tetapi juga mampu memberikan kekuatan dan makna dalam setiap peran yang dijalani.
“Mari kita terus menjadi perempuan yang tidak hanya kuat tetapi juga menguatkan, tidak hanya berdiri tegak tetapi juga mampu menopang, tidak hanya berperan tetapi juga memberi arti. Karena dari keluarga yang kuat lahir generasi tangguh menuju bangsa yang hebat dan kuat. Dari langkah kecil kita hari ini akan terbangun Indonesia yang lebih maju di masa depan,” tambahnya.
Rangkaian acara puncak HUT ke-62 Dharma Pertiwi berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, seperti pemotongan tumpeng secara simbolis, pertunjukan seni dan budaya, hingga penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba logo HUT ke-62 Dharma Pertiwi.
Momentum peringatan ini diharapkan mampu mempererat soliditas organisasi, meningkatkan kontribusi anggota Dharma Pertiwi, serta mendorong terwujudnya keluarga prajurit yang unggul, tangguh, dan sejahtera. (DR)




