FaktaID.net — Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memberikan pengarahan dalam kegiatan peningkatan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan berbicara di depan umum bagi para Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dari seluruh Indonesia.
Kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk itu berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026, di Makassar.
Dalam arahannya, Febrie menegaskan bahwa di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap penegakan hukum, ukuran keberhasilan institusi tidak lagi semata pada hasil kerja, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan dan cara mengomunikasikannya kepada masyarakat.
“Di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap penegakan hukum, keberhasilan maupun kegagalan institusi tidak lagi hanya diukur dari apa yang dikerjakan, tetapi juga dari bagaimana hal tersebut dipimpin dan dikomunikasikan secara transparan kepada masyarakat,” ujar Febrie, dikutip Jumat (26/6).
Ia menambahkan, mayoritas perkara tindak pidana khusus berkaitan langsung dengan penyelamatan aset dan pemulihan kerugian keuangan negara, sehingga dampaknya bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
“Terlebih lagi, mayoritas perkara yang ditangani bidang tindak pidana khusus berkaitan langsung dengan penyelamatan aset dan pemulihan kerugian keuangan negara, yang dampaknya bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat luas,” tegasnya.




