Namun konflik tak berhenti di situ. Kedua pihak sepakat bertemu kembali di Jalan Parit Indah, dekat Polsek Bukit Raya. Di lokasi itulah, E alias Kevin datang bersama lebih banyak rekannya. Bentrokan kembali pecah dan kendaraan milik korban menjadi sasaran penganiayaan.
Merasa terancam, pasangan suami istri itu berusaha melarikan diri. Dalam pelariannya, mereka menuju Polsek Bukit Raya untuk meminta perlindungan.
Namun para pelaku tetap mengejar hingga ke halaman kantor polisi. Di sanalah mereka merusak mobil korban dan melakukan penganiayaan terhadap RP menggunakan benda tumpul.
Ironisnya, dalam video yang beredar di media sosial, tampak tidak ada aparat kepolisian yang turun tangan menghentikan aksi tersebut.
Menanggapi hal ini, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jeki, menyatakan bahwa ada sejumlah personel yang bertugas saat kejadian berlangsung.
“Saat kejadian sebenarnya ada anggota yang coba melerai, tapi tidak tersorot di dalam video itu. Kalau tidak anggota di sana maka aksi mereka akan berlangsung lama,” ungkapnya. (MS)




