“Kesehatan dan kebersihan sapi kami jaga dengan sangat teliti. Setiap hari sapi ini dimandikan dua kali, dan jika ada tanda-tanda sakit, kami segera memanggil dokter hewan untuk memastikan kondisinya,” ungkap Toni.
Sebagai tambahan, kelompok tani yang bekerja sama dengan Toni juga memberikan jamu tradisional untuk menjaga daya tahan tubuh sapi. Mereka sangat waspada terhadap potensi wabah seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Presiden Prabowo membeli sapi Remon dengan harga Rp 73 juta. Toni menyatakan dana tersebut akan dialokasikan untuk memperluas usaha ternaknya.
“Rencananya, hasil penjualan sapi ini akan kami gunakan untuk pengembangan usaha. Kami berencana untuk membangun kandang baru, dan terus bekerja sama dengan petani. Kedepannya, kami juga ingin mengembangkan ternak sapi yang lebih ekonomis seperti sapi Bali,” jelas Toni.
Sebagai bagian dari perayaan Idul Adha, Presiden Prabowo juga memberikan 13 ekor sapi kurban untuk Provinsi Riau. Masing-masing dari 12 kabupaten dan kota di wilayah tersebut menerima satu ekor sapi, sedangkan satu ekor lainnya akan diserahkan untuk tingkat provinsi. (DR)




