Berita  

Presiden Prabowo dan PM Albanese Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan Strategis

Redaksi
Presiden Prabowo dan PM Albanese Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan Strategis
Dok. Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Albanese di Istana Merdeka/Setkab)

FaktaID.net — Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan pernyataan pers bersama usai melakukan serangkaian pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/5).

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya hubungan erat antara Indonesia dan Australia sebagai kemitraan strategis yang kokoh dan saling menguntungkan.

Mengawali pernyataannya, Presiden menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Anthony Albanese sebagai Perdana Menteri Australia dan mengapresiasi kunjungan cepat yang dilakukan satu hari setelah pelantikannya.

Baca Juga :  Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

“Ini adalah kehormatan besar bagi bangsa Indonesia karena kunjungan ini adalah kunjungan pertama yang dilaksanakan oleh Perdana Menteri Albanese satu hari sesudah beliau dilantik sebagai Perdana Menteri. Sekali lagi kami menyampaikan penghargaan atas kehormatan yang besar ini,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menekankan kedekatan geografis dan historis kedua negara. Ia menyebut Australia sebagai tetangga sekaligus mitra strategis yang penting bagi Indonesia.

“Keluarga mungkin jauh, tapi tetangga selalu ada di sebelah kita. Karena itu, saya bertekad untuk menjaga hubungan yang terbaik dengan tetangga kita. Dan kita berterima kasih bahwa Australia di bawah kepemimpinan Yang Mulia juga memandang Indonesia sebagai sahabat yang dekat,” ungkap Presiden.

Baca Juga :  Gubernur BI, OJK dan Bank Daerah Masuk Radar KPK dalam Kasus Korupsi dan TPPU CSR BI dan OJK

Prabowo menegaskan pemerintahannya akan mendorong implementasi berbagai komitmen bilateral, termasuk finalisasi Rencana Aksi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–Australia 2025–2029 yang selaras dengan visi pembangunan Indonesia, Asta Cita, dan strategi ekonomi Australia untuk Asia Tenggara 2040.