International

Blokade Bantuan Perparah Krisis Gaza, UNRWA: Generator Listrik di Ambang Kerusakan

Redaksi
×

Blokade Bantuan Perparah Krisis Gaza, UNRWA: Generator Listrik di Ambang Kerusakan

Sebarkan artikel ini
Blokade Bantuan Perparah Krisis Gaza, UNRWA: Generator Listrik di Ambang Kerusakan
Dok. Kondisi Gaza/Foto:. UNRWA)

FaktaID.net – Blokade bantuan kemanusiaan disebut menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi di Jalur Gaza, yang hingga Kamis, 8 April 2026, dilaporkan telah mencapai titik terendah baru di tengah krisis berkepanjangan.

Laporan terbaru Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menggambarkan situasi kemanusiaan yang semakin kritis, di mana warga harus berjuang menghadapi penyakit, kerusakan fasilitas penting, serta keterbatasan layanan dasar akibat terhambatnya distribusi bantuan.

UNRWA menyatakan operasi kemanusiaan saat ini mengalami hambatan serius karena kekurangan suku cadang dan pelumas untuk peralatan vital. Kondisi tersebut membuat fasilitas pendukung kehidupan berada dalam risiko besar.

Baca Juga :  UNIFIL Lakukan Penyelidikan Ledakan Maut yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon Selatan

“Operasi saat ini terhambat oleh kurangnya suku cadang dan pelumas, yang menyebabkan generator listrik penting berada di ambang kerusakan total,” demikian pernyataan UNRWA dalam laporannya.

Di lapangan, situasi kesehatan masyarakat terus memburuk. Banyak keluarga dilaporkan harus menghadapi wabah hewan pengerat seperti tikus, lonjakan penyakit kulit termasuk kudis, serta kelangkaan paket kebersihan atau hygiene kits yang sangat dibutuhkan untuk menjaga sanitasi dasar.

Ironisnya, UNRWA menyebut pasokan makanan dan tempat tinggal bagi ratusan ribu warga sebenarnya telah tersedia, namun masih tertahan di luar perbatasan Gaza akibat pembatasan distribusi bantuan.

Baca Juga :  WHO Fasilitasi Pengiriman 106 Ton Bantuan ke Gaza Lewat Jalur Laut

“Pasokan penting telah siap sedia tepat di luar perbatasan, tetapi belum dapat disalurkan kepada mereka yang membutuhkan,” tulis UNRWA.

Badan PBB tersebut juga menegaskan bahwa hingga kini mereka tetap dilarang menyalurkan bantuan secara langsung ke dalam Jalur Gaza, sehingga memperparah kondisi kemanusiaan yang sudah rapuh.

Sementara itu, ketegangan di wilayah Palestina lainnya juga terus meningkat. Kekerasan dilaporkan masih berlangsung di Tepi Barat, disertai blokade akses menuju tempat-tempat suci serta gangguan keamanan yang terus terjadi di berbagai wilayah. (DR)