Berita  

Kejagung Perkuat Pengawasan untuk Kawal Program Pemerintah Pusat di Daerah

Kejagung Perkuat Pengawasan untuk Kawal Program Pemerintah Pusat di Daerah
Dok. Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna/Foto: Puspenkum Kejagung)

“Karena banyak kepala desa yang belum sepenuhnya memahami birokrasi, sementara mereka dipilih oleh masyarakat. Karena itu, kami melakukan pembinaan dan pendampingan,” katanya.

Ia menjelaskan, Jaksa Agung telah mengarahkan jajaran kejaksaan untuk mengedepankan pembinaan apabila ditemukan pelanggaran administratif dalam pengelolaan dana desa.

Baca Juga :  Tegas, Presiden Akan Bersihkan Aparat, Jika Tak Setia Kepada Bangsa dan Rakyat

“Sebisa mungkin diarahkan dan dibimbing terlebih dahulu, dilakukan pemulihan, dan langkah terakhir adalah penegakan hukum pidana,” tegasnya.

Namun demikian, Kejagung memastikan akan tetap mengambil langkah hukum tegas apabila ditemukan pelanggaran yang bersifat fiktif atau digunakan untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga :  TNI Berangkatkan 1.090 Prajurit ke Lebanon Untuk Misi Perdamaian UNIFIL

Menurut Kapuspenkum, pendekatan pembinaan tersebut dilakukan agar aparat desa dapat memperbaiki tata kelola pemerintahan tanpa harus langsung berhadapan dengan proses pidana, selama pelanggaran yang terjadi masih bersifat administratif. (DR)