Daerah  

Kejari Fakfak Geledah Kantor Disdikpora, Selidiki Dugaan Korupsi Dana Beasiswa Rp420 Juta

Redaksi
Kejari Fakfak Geledah Kantor Disdikpora, Selidiki Dugaan Korupsi Dana Beasiswa Rp420 Juta
Dok. Tim Penyidik Kejari Fakfak Geledah Kantor Disdikpora, Selidiki Dugaan Korupsi Dana Beasiswa/Foto: Kejari Fakfak)

FaktaID.net – Kejaksaan Negeri (Kejari) Fakfak melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (6/11). Penggeledahan ini terkait penyidikan dugaan penyimpangan dana bantuan biaya hidup Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) senilai Rp420 juta.

Tim penyidik Kejari Fakfak memeriksa sejumlah ruangan, termasuk ruang staf dan ruang Kepala Disdikpora Kabupaten Fakfak.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Fakfak, Decyana Caprina, mengatakan bahwa penggeledahan dilakukan berdasarkan surat penyidikan yang telah diterbitkan sejak 17 September 2025.

Baca Juga :  Polda Kaltara Sita Ratusan Dokumen Kredit Fiktif Bank Kaltimtara, Kerugian Negara Rp275 Miliar

“Hari ini kami melaksanakan penggeledahan berdasarkan surat penyidikan yang telah diterbitkan sejak 17 September 2025 untuk memperkuat bukti-bukti yang telah dikumpulkan selama proses penyidikan berlangsung,” ujar Decyana.

Ia menjelaskan, fokus utama tim adalah mencari dokumen penting terkait penyaluran tambahan uang saku Beasiswa ADIK bagi mahasiswa penerima.

“Kami mencari dokumen-dokumen penting terkait penyaluran tambahan uang saku Beasiswa ADIK bagi mahasiswa penerima. Penggeledahan ini merupakan tahapan akhir dalam pengumpulan alat bukti,” tambahnya.

Baca Juga :  Kejari Nganjuk Geledah Kantor Bappeda, Sita 47 Dokumen Terkait Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut

Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen daftar penerima Beasiswa ADIK, pengumuman resmi program, bukti pencairan dana, serta beberapa perangkat elektronik, termasuk laptop.

“Seluruh barang bukti tersebut akan kami periksa dan audit guna memastikan besaran kerugian keuangan negara,” tegas Decyana.

Kejari Fakfak memastikan akan menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan.

Baca Juga :  Kejari Musi Rawas Sita Rp1,26 Miliar Terkait Dugaan Korupsi Dana Peremajaan Sawit Rakyat

“Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini secara profesional, transparan, dan sesuai aturan hukum. Penetapan tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan dana Beasiswa ADIK akan diumumkan dalam waktu dekat,” pungkasnya. (DR)