Sementara itu, perwakilan Forum Muktamar Pemuda Islam, Arief Rosyid Hasan, menyatakan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, demi masa depan bangsa yang lebih kuat dan adil.
“Kami percaya bahwa sinergi antara kekuatan militer dan kekuatan moral pemuda adalah kunci untuk memperkuat kedaulatan bangsa, baik di bidang pertahanan maupun pembangunan sosial, dan ekonomi,” ujar Arief.
Arief juga menekankan pentingnya kehadiran pemuda Islam dalam ruang-ruang strategis kebangsaan.
“Pemuda Islam hari ini tidak cukup hanya aktif di ruang dakwah, tapi juga harus hadir di ruang-ruang strategis kebangsaan, termasuk kerja sama TNI dalam menjaga keharmonisan dan persatuan nasional,” tegas Arief.
Silaturahmi ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam mempererat hubungan antara TNI dan pemuda Islam, demi menjaga persatuan dan membangun masa depan Indonesia yang lebih kuat.
Sebagai informasi, Forum Muktamar Pemuda Islam merupakan forum yang menghimpun organisasi pemuda Islam se-Indonesia dengan fokus pada isu-isu ekonomi.
Forum ini diinisiasi pada tahun 2018 dan diresmikan langsung oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, yang kala itu juga menjabat sebagai Ketua Umum PP DMI. Saat ini, forum tersebut telah berkembang menjadi wadah bagi 30 organisasi pemuda Islam di seluruh Indonesia. (*)






