FaktaID.net – Polda Sulteng resmi memperpanjang pelaksanaan Operasi Pekat Tinombala 2025, yang bertujuan menindak berbagai aksi premanisme di wilayah tersebut. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 19 Mei hingga 1 Juni 2025.
Fokus utama operasi ini adalah pemberantasan segala bentuk tindakan premanisme yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi di Sulawesi Tengah.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono mengatakan bahwa dalam operasi ini, sebanyak 189 personel gabungan dari Polda Sulteng dan TNI diterjunkan ke lapangan.
“Sebanyak 189 personel gabungan Polda Sulteng dan TNI dilibatkan dalam Operasi Pekat Tinombala 2024, sementara Polres jajaran akan melaksanakan kegiatan imbangan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),” jelas Kombes Pol. Djoko Wienartono.
Ia menyebut, operasi kali ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilakukan pada 1 hingga 7 Mei 2025.
“Tidak ada ruang untuk aksi premanisme di negara hukum Indonesia termasuk di Sulawesi Tengah. Polri hadir untuk melindungi seluruh masyarakat,” tegas Kabid Humas.






