“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” ujar Presiden.
Prabowo menambahkan, pandangan tersebut sejalan dengan konsep pertahanan semesta yang menempatkan rakyat sebagai komponen utama dalam sistem pertahanan negara. Karena itu, peran TNI dan Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Presiden juga menekankan bahwa investasi terbesar pemerintah saat ini adalah membangun kualitas generasi muda agar tumbuh sehat, cerdas, serta terbebas dari kemiskinan. Menurutnya, anak-anak yang saat ini masih mengenyam pendidikan dasar akan menjadi kekuatan utama Indonesia menuju visi Indonesia Emas.
“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri atas kontribusi mereka dalam membantu masyarakat melalui pembangunan ribuan jembatan, penyediaan akses air bersih, serta berbagai program sosial di berbagai daerah.
“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkapnya. (DR)




