FaktaID.net – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemacetan parah yang terjadi di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kemacetan tersebut dilaporkan telah berlangsung selama dua hari dan berdampak pada sejumlah wilayah di ibu kota.
“Karena ini terjadi di Jakarta Sebagai Gubernur Jakarta saya bertanggung jawab. Secara khusus saya ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” ujar Pramono saat memberikan pernyataan pada Sabtu (19/4).
Meski pengelolaan Pelabuhan Tanjung Priok bukan kewenangan Pemerintah Provinsi Khusus Jakarta, Pramono menekankan bahwa pihaknya tetap bertanggung jawab atas dampak kemacetan yang terjadi di wilayah Jakarta.
Menurutnya, kemacetan disebabkan lonjakan jumlah truk trailer yang masuk dan keluar dari kawasan pelabuhan. Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, jumlah kendaraan yang melintas telah melebihi kapasitas maksimal.
Dari kapasitas normal 2.500 kendaraan per hari, kawasan pelabuhan justru dipadati hingga 7.000 truk trailer setiap harinya.






