FaktaID.net – Polemik terkait penetapan empat pulau—Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan, dan Panjang—yang dimasukkan ke dalam wilayah administratif Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, kini menjadi perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa keterlibatan Presiden Prabowo merupakan hasil komunikasi antara DPR dan kepala negara. Ia memastikan bahwa Prabowo akan segera menentukan solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Presiden mengambil alih persoalan batas pulau yang menjadi dinamika antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatra Utara,” ujar Dasco kepada wartawan, Sabtu (14/6).
Lebih lanjut, Ketua Harian Partai Gerindra itu menyebut bahwa keputusan terkait status kepemilikan keempat pulau itu ditargetkan tuntas dalam waktu dekat.
“Pekan depan akan diambil keputusan oleh Presiden tentang hal itu,” tambahnya.
Sebwlumnya diberitakan, Pemerintah Aceh akan menempuh tiga pendekatan dalam menyelesaikan sengketa terkait empat pulau yang kini tercatat sebagai bagian dari Sumatera Utara.
Ketiga pendekatan tersebut mencakup jalur kekeluargaan, administratif, dan politik, dengan tujuan akhir agar wilayah tersebut kembali ke Aceh.
“Pertama pendekatan secara kekeluargaan dan juga administratif dan politik,” ujar Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Banda Aceh, Jumat (13/6) malam.
Jika langkah-langkah tersebut tidak menghasilkan keputusan yang berpihak kepada Aceh, maka pemerintah provinsi akan membawa langsung persoalan ini ke Presiden.
“Itu langkah terakhir (bertemu Presiden Prabowo), Insya Allah, itu tahap terakhir. Jika semuanya tidak mempan, Alhamdulillah, saya yakin (Presiden) berkomitmen untuk Aceh, seperti itu. Insya Allah kita doakan bersama,” ungkapnya. (DR)






