Ekonomi

Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat Pada Mei 2025

Redaksi
×

Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat Pada Mei 2025

Sebarkan artikel ini
Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat pada Mei 2025
Dok. Ilustrasi/Bank Indonesia)

Sektor utama yang didanai ULN pemerintah meliputi:

  • Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,3%)
  • Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (18,7%)
  • Jasa Pendidikan (16,5%)
  • Konstruksi (12,0%)
  • Transportasi dan Pergudangan (8,7%)

ULN Swasta Lanjutkan Kontraksi

Baca Juga :  Istana Angkat Bicara Terkait Rencana Kenaikan PPN 12 Persen

Sementara itu, ULN swasta tercatat 196,4 miliar dolar AS, mengalami kontraksi 0,9% (yoy), lebih dalam dibandingkan April 2025 (-0,4% yoy). Kontraksi ini terutama berasal dari sektor lembaga keuangan yang melambat dari 2,8% menjadi 1,2%, serta perusahaan non-keuangan yang kontraksi 1,4% (yoy).

“ULN swasta didominasi oleh sektor Industri Pengolahan, Jasa Keuangan dan Asuransi, Pengadaan Listrik dan Gas, serta Pertambangan, dengan porsi 80,2% dari total ULN swasta,” sebut BI.

Struktur ULN Tetap Sehat

Baca Juga :  BPHTB dan PBG Digratiskan, Maruarar: Pemerintah Prabowo Berpihak pada Rakyat Kecil

BI memastikan struktur ULN Indonesia terjaga sehat, dengan rasio terhadap PDB sebesar 30,6% dan didominasi utang jangka panjang (84,6% dari total ULN).

“Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi untuk memantau perkembangan ULN guna meminimalkan risiko terhadap stabilitas ekonomi,” tegas BI.

Data lengkap dapat diakses melalui publikasi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi Juli 2025 di situs web Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan. (MS)