Sektor utama yang didanai ULN pemerintah meliputi:
- Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,3%)
- Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (18,7%)
- Jasa Pendidikan (16,5%)
- Konstruksi (12,0%)
- Transportasi dan Pergudangan (8,7%)
ULN Swasta Lanjutkan Kontraksi
Sementara itu, ULN swasta tercatat 196,4 miliar dolar AS, mengalami kontraksi 0,9% (yoy), lebih dalam dibandingkan April 2025 (-0,4% yoy). Kontraksi ini terutama berasal dari sektor lembaga keuangan yang melambat dari 2,8% menjadi 1,2%, serta perusahaan non-keuangan yang kontraksi 1,4% (yoy).
“ULN swasta didominasi oleh sektor Industri Pengolahan, Jasa Keuangan dan Asuransi, Pengadaan Listrik dan Gas, serta Pertambangan, dengan porsi 80,2% dari total ULN swasta,” sebut BI.
Struktur ULN Tetap Sehat
BI memastikan struktur ULN Indonesia terjaga sehat, dengan rasio terhadap PDB sebesar 30,6% dan didominasi utang jangka panjang (84,6% dari total ULN).
“Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi untuk memantau perkembangan ULN guna meminimalkan risiko terhadap stabilitas ekonomi,” tegas BI.
Data lengkap dapat diakses melalui publikasi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi Juli 2025 di situs web Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan. (MS)






