Berita

Wamenkes Tegaskan Tindak Tegas Kasus Asusila oleh Oknum Dokter di Malang

Redaksi
×

Wamenkes Tegaskan Tindak Tegas Kasus Asusila oleh Oknum Dokter di Malang

Sebarkan artikel ini
Wamenkes Tegaskan Tindak Tegas Kasus Asusila oleh Oknum Dokter di Malang
Dok. Ilustrasi (ipopba)

FaktaID.net – Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menyampaikan pernyataan tegas terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang oknum dokter di Malang.

Ia menekankan bahwa tindakan tidak bermoral yang bertentangan dengan nilai etika dan profesionalisme kedokteran tidak akan ditoleransi.

“Setiap kegiatan yang berada di dalam maupun di luar konteks layanan, jika tidak sesuai dengan etika, akan kami tindaklanjuti. Itu mencederai sumpah dokter,” tegas Prof. Dante dalam pernyataannya, dikutip Sabtu (19/4).

Baca Juga :  Ruben Onsu Rayakan Idulfitri, Umumkan Dirinya Mualaf

Menurutnya, sumpah dokter merupakan pijakan moral dan profesional yang mengikat seluruh tenaga medis dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Oleh sebab itu, pelanggaran terhadap nilai tersebut dianggap mencoreng integritas profesi.

“Kalau ada kegiatan-kegiatan yang bersifat asusila, maka akan kami tindaklanjuti tidak hanya dari aspek etik, tapi juga aspek hukum dan legalitas,” ujarnya.

Prof. Dante juga mengingatkan bahwa Kementerian Kesehatan memiliki rekam jejak dalam memberikan sanksi tegas terhadap pelanggaran etik.

Ia mencontohkan kasus terdahulu di mana seorang dokter kehilangan hak praktiknya secara permanen karena terbukti melakukan pelanggaran berat.

Baca Juga :  Tak Ada Toleransi! TNI Tindak Tegas Prajurit Terlibat Aktivitas Ilegal dan Penyalahgunaan Wewenang

“Ini adalah bentuk nyata dari sanksi tegas kami. Kalau STR dicabut, maka dia tidak bisa praktik lagi selamanya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wamenkes mengungkapkan bahwa pihaknya akan menerapkan tes kepribadian Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dalam proses seleksi calon dokter. Langkah ini bertujuan menyaring calon dokter yang berpotensi memiliki gangguan psikologis yang tidak sesuai dengan karakter profesi.

“Kalau hasilnya menunjukkan ada kelainan psikologis dan tidak cocok untuk profesi dokter, maka akan kami tolak, walaupun nilai akademiknya bagus,” tegas Prof. Dante. (MS)