Pemerintah Perkuat Penindakan Haji Ilegal Usai 3 WNI Ditangkap di Arab Saudi

Redaksi
Pemerintah Perkuat Penindakan Haji Ilegal Usai 3 WNI Ditangkap di Arab Saudi
Dok. Keterangan Pers Wamenhaj Bersama Wakapolri/Foto: Kemenhaj)

“Kami bersepakat akan ada tambahan personel Polri di Saudi untuk mendukung tata kelola, pengamanan, serta kenyamanan jemaah Indonesia. Ke depan, struktur Amirul Hajj juga akan melibatkan unsur Polri,” katanya.

Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Wakapolri juga turut mendampingi Amirul Hajj guna memastikan keamanan serta perlindungan jemaah selama proses ibadah berlangsung.

Sementara itu, Wakapolri Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi, baik di dalam negeri maupun dengan aparat keamanan Arab Saudi, untuk menangani kasus haji ilegal.

Baca Juga :  Indonesia Siap Jalankan Komitmen Keanekaragaman Hayati, Hanif Faisol Temui Raja Charles III di London

“Satgas Haji fokus pada pencegahan sekaligus penegakan hukum. Kami melihat ada pelaku yang berulang bahkan residivis, sehingga langkah hukum harus dilakukan secara tegas,” ujar Dedi.

Menurutnya, laporan masyarakat terkait dugaan penipuan haji menunjukkan tren peningkatan signifikan. Sejumlah kasus telah berhasil diselesaikan, sementara lainnya masih dalam proses hukum.

“Ada yang dapat diselesaikan melalui mediasi, tetapi jika gagal maka proses hukum akan berjalan agar menimbulkan efek jera,” tegasnya.

Baca Juga :  Kakorlantas Siap Tindak Tegas Oknum Anggota, Janji Copot Jika Terbukti Lakukan Pungli

Polri juga terus menjalin komunikasi intensif dengan kepolisian Arab Saudi dalam menangani berbagai persoalan hukum yang melibatkan WNI selama musim haji berlangsung. (DR)