Berita  

Pemerintah Tunda Pengiriman Pasukan TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Redaksi
Pemerintah Tunda Pengiriman Pasukan TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza
Dok. Keterangan Pers Mensesneg, Prasetyo Hadi.

FaktaID.net – Pemerintah Indonesia memutuskan menunda pengiriman 8.000 personel TNI yang sebelumnya direncanakan akan bergabung dalam misi perdamaian bersama International Stabilization Force (ISF) di Gaza.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan situasi keamanan dan dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Dugaan Narkotika dan Pelanggaran Etik, Sidang KKEP AKBP Didik Putra Kuncoro Digelar 19 Februari 2026

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa seluruh rencana pengiriman pasukan untuk sementara waktu dihentikan.

“Semua di-hold,” kata Prasetyo usai menggelar rapat koordinasi di Kantor Kementerian Pertahanan, pada Selasa (17/3).

Baca Juga :  KAI Percepat Perbaikan Jalur Rel Terdampak Bencana di Dua Lokasi

Menurut Prasetyo, penundaan tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah mencermati adanya peningkatan eskalasi konflik di Timur Tengah yang dinilai berpotensi memengaruhi keselamatan pasukan serta efektivitas misi perdamaian yang akan dijalankan.

Prasetyo juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian kapan rencana pengiriman pasukan tersebut akan kembali dilanjutkan.