Kerjasama BRIN dan IJBNet Perkuat Sinergi Pakar Lingkungan Indonesia-Jepang

Redaksi
Kerjasama BRIN dan IJBNet Perkuat Sinergi Pakar Lingkungan Indonesia-Jepang
Dok. Acara Simposium Internasional bertema "Indonesia’s Environmental Impact Assessment National Database Development Project to Contribute to a New Industrial Model" pada 17 Juli 2025 di Gedung BRIN/Ist)

FaktaID.net – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah institusi dari Jepang menggelar Simposium Internasional bertema “Indonesia’s Environmental Impact Assessment National Database Development Project to Contribute to a New Industrial Model” pada 17 Juli 2025 di Gedung BRIN Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Acara ini merupakan kolaborasi BRIN dengan Universitas Waseda, Lexer Research, Green CPS, dan IJBNet. Kegiatan tersebut digelar secara hybrid, dengan partisipasi langsung dan daring melalui Zoom.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Respons Pengunduran Diri Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Presiden

Plt. Kepala Pusat Riset Teknologi Pengujian dan Standar OREM, Dr. Himma Firdaus, mewakili Kepala BRIN, menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya Indonesia mencapai emisi nol bersih pada 2060.

“Kepala BRIN sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Data yang akurat, metode yang handal, dan kerja sama yang kuat sangat dibutuhkan untuk mencapai target net zero emission,” ujar Himma dalam sambutannya.

Baca Juga :  Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

Dr. Himma juga menekankan pentingnya pengembangan database jejak karbon dan metode penghitungan harga karbon untuk kebijakan berbasis bukti. Ia berharap simposium ini dapat memperkuat sinergi antar lembaga dan mitra Jepang.

“Forum ini diharapkan mempererat hubungan antar kementerian, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat sipil, serta memperkuat kemitraan Indonesia-Jepang,” tambahnya.