FaktaID.net – Malaysia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan tegas menyusul meningkatnya serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan.
Dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri Malaysia, pemerintah Malaysia mengutuk keras serangan berkelanjutan yang menargetkan personel penjaga perdamaian PBB, yang telah menyebabkan korban jiwa dan luka-luka.
“Malaysia mengutuk keras serangan berkelanjutan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB sementara di Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan, yang mengakibatkan kematian dan luka-luka pada pasukan penjaga perdamaian PBB,” demikian pernyataan resmi tersebut, dikutip Ahad (5/4).
Malaysia juga menyoroti insiden terbaru yang terjadi pada 3 April 2026 di El Addaiseh, yang mengakibatkan tiga personel penjaga perdamaian asal Indonesia mengalami luka-luka.
“Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban,” lanjut pernyataan itu.






