Daerah

Polres Banjarbaru Bongkar Jaringan Narkoba Terkait Fredy Pratama, 12 Kg Sabu Diamankan

Redaksi
×

Polres Banjarbaru Bongkar Jaringan Narkoba Terkait Fredy Pratama, 12 Kg Sabu Diamankan

Sebarkan artikel ini
Polres Banjarbaru Bongkar Jaringan Narkoba Terkait Fredy Pratama, 12 Kg Sabu Diamankan
Dok. Konferensi Pers Polres Banjarbaru.

FaktaID.net – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Banjarbaru berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika berskala besar yang diduga kuat memiliki keterkaitan dengan sindikat narkoba Fredy Pratama. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan tiga orang tersangka dan menyita lebih dari 12 kilogram sabu.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Antik Intan 2025. Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, dalam konferensi pers pada Senin (14/7), mengungkap bahwa awal mula kasus ini terungkap saat dua tersangka berinisial R (34) dan S (40) ditangkap di Desa Pasar Kamis, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar pada dini hari tanggal 3 Juli 2025.

Baca Juga :  Polda Bali Ungkap Tiga Kasus Pelecehan Seksual Terhadap WNA, Tiga Pelaku Diamankan

“Dari tangan kedua pelaku petugas menyita sabu seberat 42,56 gram. Berdasarkan hasil pemeriksaan, R mengaku memperoleh sabu dari pria berinisial MR (23) yang kemudian ditangkap sehari setelahnya di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, dengan barang bukti sabu seberat 99,08 gram,” jelas AKBP Pius dalam konferensi pers, Senin (14/7).

Dari hasil pemeriksaan lanjutan dan penggeledahan di rumah MR, petugas menemukan tambahan sabu dalam jumlah besar. Total keseluruhan sabu yang berhasil diamankan dari ketiga pelaku tersebut mencapai 12,01 kilogram.

Baca Juga :  Kejari Pelalawan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyimpangan Pupuk Bersubsidi, Total Jadi 19 Orang

Seluruh tersangka kini berada dalam tahanan Polres Banjarbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kapolres Banjarbaru mengungkap nilai ekonomi dari barang bukti tersebut:

“Total sabu yang diamankan ditaksir bernilai Rp7,8 miliar dan mampu menyelamatkan lebih dari 149 ribu jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.