Daerah  

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Tersangka Korupsi Tuper DPRD, Kerugian Negara Rp18 Miliar

Redaksi
Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Tersangka Korupsi Tuper DPRD, Kerugian Negara Rp18 Miliar
Dok. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jawa Barat, Nur Sricahyawijaya.

FaktaID.net – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menetapkan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan tunjangan perumahan (Tuper) dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. Selain Syaefudin, dua orang lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang diduga merugikan negara hingga Rp18 miliar tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jawa Barat, Nur Sricahyawijaya, mengatakan ketiga tersangka telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jabar pada Jumat (12/6).

Baca Juga :  Kejari Bandung Geledah Kantor PT Eltran Indonesia, Sita 130 Dokumen Terkait Dugaan Korupsi

“Hari ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka atas nama IM dan AF. Satu tersangka atas nama S (Syaefudin) tidak hadir dalam pemeriksaan dikarenakan sakit dan telah mengirimkan surat keterangan sakit kepada tim penyidik,” ujar Cahya.

Dua tersangka lainnya yakni AF yang menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Indramayu serta IM yang merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kabupaten Indramayu periode 2021–2022.

Baca Juga :  Kejari Malang Tahan Dua Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI, Kerugian Negara Capai Rp542 Juta

Menurut Nur, berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), nilai kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai sekitar Rp18 miliar.