Hukum

Kasus Penembakan di Jalan Perintis Kemerdekaan : Kuasa Hukum Korban Minta Proses Hukum Transparan

Redaksi
×

Kasus Penembakan di Jalan Perintis Kemerdekaan : Kuasa Hukum Korban Minta Proses Hukum Transparan

Sebarkan artikel ini
Kasus Penembakan di Jalan Perintis Kemerdekaan : Kuasa Hukum Korban Minta Proses Hukum Transparan
Dok. Kuasa Hukum Korban dan Beberapa Saksi Yang Telah di BAP di Polresta Bogor Kota/DR)

KOTA BOGOR – Kasus penembakan yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bogor, menjadi sorotan publik. Herlan Budiatno, kuasa hukum korban, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

Herlan menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini tidak terkait langsung dengan organisasi Pemuda Pancasila, melainkan karena korban merupakan sahabat dan beberapa anggota yang menjadi saksi di lokasi kejadian, Jawa Wely dan Oncom, sebagai kawan dekat korban.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan penyelidikan dilakukan secara transparan dan pelaku dapat segera terungkap. Kami ingin proses hukum berjalan adil tanpa ada intervensi,” ujar Herlan di Mako Polresta Bogor Kota, Senin (3/2).

Saksi lapangan sekaligus rekan korban, Fajar Rahmat Rianto atau Jawa, mengungkapkan bahwa insiden ini bermula dari perselisihan antara korban dan pihak lain terkait aturan di Pasar Mawar.

Ketegangan memuncak ketika upaya mediasi yang telah direncanakan bersama pihak keamanan Bogor Tengah ditolak oleh pihak lain.

“Awalnya kami hanya ingin menyelesaikan masalah dengan baik, tetapi pihak mereka justru membawa banyak orang. Dengan tiga mobil dan beberapa motor. Saat itu terjadi pemukulan, kemudian terdengar beberapa kali suara tembakan,” jelas Fajar.

Menurutnya, korban mengalami luka tembak di beberapa bagian tubuh, termasuk dada dan pinggang. Setelah kejadian, korban segera dievakuasi ke RSUD Kota Bogor sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Ciawi untuk proses autopsi.

TB William atau Welly, rekan korban, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan terus mendorong kepolisian untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

“Kami akan berkoordinasi dengan kuasa hukum korban agar pelaku segera ditangkap. Tidak peduli siapa yang terlibat, keadilan harus ditegakkan,” tegas Welly. (DR)