Ia juga menegaskan seluruh SPPG Polri dibangun dengan memperhatikan standar keamanan dan kelayakan pangan guna menjaga ketahanan pangan nasional.
“Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, Sertifikat Uji Laboratorium Air, serta menerapkan prinsip food safety secara konsisten,” tutup Sigit.
Sebelumnya, Kapolri mengungkapkan bahwa dari total 1.376 SPPG yang dimiliki Polri saat ini, sebanyak 736 unit telah beroperasi, 172 unit berada dalam tahap persiapan operasional, dan 468 unit masih dalam proses pembangunan.
“Di sisi lain, dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis, sampai dengan hari ini, kami laporkan bahwa Polri telah memiliki 1.376 SPPG,” ucap Sigit.
Menurutnya, apabila seluruh fasilitas tersebut telah beroperasi penuh, maka diperkirakan mampu memberikan manfaat bagi sekitar 3,44 juta masyarakat sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi 68.800 tenaga kerja.
“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta orang dan menyerap 68.800 tenaga kerja,” tutup Sigit. (DR)




