FaktaID.net – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempercepat digitalisasi pemerintahan melalui integrasi government technology (GovTech) serta memastikan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan dalam rapat bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (19/3).
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa Presiden menargetkan peluncuran GovTech pada 17 Agustus mendatang. Program ini akan mengintegrasikan seluruh aplikasi kementerian dan lembaga guna meningkatkan efisiensi serta meminimalisasi potensi korupsi.
“Presiden ingin meresmikan GovTech pada 17 Agustus. Ini akan menyatukan semua aplikasi kementerian dan lembaga sehingga dapat meningkatkan efisiensi serta mengurangi potensi korupsi,” ujar Luhut.
Salah satu inovasi dalam program GovTech adalah kewajiban bagi setiap keluarga untuk memiliki rekening bank agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran. Luhut menyebut, sistem ini berpotensi menghemat hingga Rp100 triliun dalam beberapa tahun ke depan.
Dalam rapat tersebut, DEN juga memaparkan kajian terkait dampak positif Program MBG. Anggota DEN sekaligus ahli kemiskinan, Arief Anshory Yusuf, menyebut bahwa program ini dapat menciptakan hingga 1,9 juta lapangan kerja baru serta menekan angka kemiskinan hingga 5,8 persen.






