FaktaID.net — Serangan udara Israel pada Rabu pagi dikabarkan telah menewaskan empat warga Palestina di Jalur Gaza, termasuk seorang wanita dan seorang anak, di tengah serangan militer yang terus berlanjut di wilayah tersebut.
Menurut laporan sumber medis kepada kantor berita Anadolu, dua warga Palestina tewas dalam serangan yang menargetkan dua tenda pengungsi di bagian barat Khan Younis, Gaza selatan.
Sementara dua korban lainnya, termasuk seorang anak, meninggal akibat serangan udara terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi Nuseirat, Gaza tengah.
Selain itu, seorang warga Palestina dilaporkan meninggal karena luka yang dideritanya dari serangan sebelumnya.
Di waktu yang sama, pasukan Israel juga terus melakukan penghancuran rumah-rumah penduduk di berbagai wilayah di kota Rafah, menurut kesaksian warga setempat.
Sejak dimulainya kembali serangan besar-besaran pada 18 Maret, tentara Israel telah menewaskan hampir 1.400 orang dan melukai lebih dari 3.600 lainnya.
Serangan ini juga menggagalkan upaya gencatan senjata serta perjanjian pertukaran tahanan yang telah disepakati pada Januari.
Hingga kini, lebih dari 50.800 warga Palestina tewas dalam serangan Israel sejak Oktober 2023, dengan mayoritas korban adalah wanita dan anak-anak.
Sebagai tanggapan internasional, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. (DR)




